- Hasna Pratistha -

Tugas Pengantar Teknologi Sistem Informasi

http://studentsite.gunadarma.ac.id
Jenis – Jenis Printer



Printer





Printer adalah merupakan salah satu hardware output komputer yang berfungsi mencetak yang tampil dilayar monitor menjadi tampilan di lebar kertas. Untuk bisa mencetak menggunakan printer, maka printer harus dikenali oleh sebuah komputer.



Printer dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

a)      Impact Printer

b)      Non Impact Printer



Impact Printer


Impact Printer sering juga disebut hammer, karena pencetakan dilakukan dengan memukulkan sekelompok pin (jarum) ke pita tinta. Letak pin-pin ini sangat berdekatan sehingga membuat tampilan huruf relatif tidak terputus. Jumlah pin yang ada sekitar 9 hingga 24 pin. Semakin banyak jumlah pin, maka hasil cetakan akan labih halus, sekalipun tak sehalus hasil cetakan kalaw menggunakan printer ink-jet ataupun laser. Selain itu, priter jenis ini seringkali berisik.


Impact Printer dibagi menjadi  10 jenis, yaitu :

1.       Dot Matrix Printer

2.       Daisy Wheel Printer

3.       Thimble Printer

4.       Chain Printer

5.       Band Printer

6.       Drum Printer

7.       Serial Printer

8.       Line Printer

9.       Page Printer

10.   Intelligent Printer Controller



Dot Matrix Printer


Printer Dot Matrix adalah suatu jenis printer yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Fungsi printer dot matrix sampai saat ini masih saja diperlukan walaupun kini telah bertebaran printer-printer canggih yang dapat mencetak fotografi level profesional.

Printer Dot-matrix ini terutama dibutuhkan oleh bidang usaha yang membutuhkan pencetakan rangkap, tidak hanya bukti transaksi, tetapi juga laporan-laporan yang harus dicetak rangkap. Dari pada mencetaknya berulang-ulang yang mengakibatkan biaya operasional printer tinggi dan waktu menjadi terbuang percuma, maka kita dapat menggunakan printer dot-matrix dengan kertas rangkap. Hemat waktu dan hemat biaya (listrik, pita, kertas, dll).








Printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Selain dikenal dengan biaya operasionalnya yang murah (murahnya pita printer),

printer dot matrix juga terkenal dengan kemudahan pemeliharaan dan perbaikan. Karena suku cadangnya melimpah dan murah, biaya pemeliharan dan perbaikan juga menjadi murah.

Sayangnya fitur utama printer dot matrix ini belum digunakan secara maksimal oleh aplikasi berbasis web. Mungkin para developer beranggapan bahwa printer dot matrix telah ketinggalan jaman dan sudah selayaknya diganti dengan teknologi printer yang terbaru (deskjet, laserjet, bubblejet, dll). Dan lagi para developer menganggap bahwa pencetakan rangkap sudah tidak efisien dan efektif lagi. Bukankah lebih baik untuk keperluan internal, kita cukup melihat di layar monitor saja? Cukuplah preview laporan. Hemat waktu dan kertas. Bahkan kini pencetakan itu pun sudah dianggap tidak relevan lagi. Istilahnya sekarang jaman paperless-office. Printer dot matrix masih banyak digunakan karena memang terkenal awet. Kelebihan lainnya, pita printer dot matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.


Daisy Wheel Printer



Daisy Wheel Printer adalah mesin tik elektronik. Bekerja dengan menggunakan roda – roda yang dapat berputar pada porosnya. Pada tepi roda terpasang huruf – hiruf yang digunakan sebagai pencetak.


       

        Thimble Printer






Thimble Printer erupakan Letter Quality printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut dibengkokkan. Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.



Chain Printer



Chain Printer menggunakan suatu rantai yang berisi karakter-karakter untuk membentuk hasil cetakannya. Rantai tersebut akan berputar secara horizontal dan setelah tepat pada posisi pencetakan, palu pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai melalui karbon, bentuk dari karakter akan tercetak di kertas. Kecepatan printer ini sangat tinggi.


Band Printer



Band Printer adalah sebuah printer baris yang menggunakan band metal, atau loop, karakter jenis sebagai mekanisme pencetakan. Band ini berisi kumpulan karakter tetap timbul yang hanya bisa diubah dengan mengganti band. Band ini berputar horizontal sekitar satu set palu, satu untuk setiap kolom cetak. Ketika karakter yang dibutuhkan dalam band ini berputar ke kolom cetak yang dipilih, palu mendorong kertas itu ke dalam pita dan gambar timbul terhadap surat itu, angka atau simbol.

Band printer dapat mencetak sampai dengan sekitar 2.000 lpm dan bisa eksis dalam lingkungan industri yang sangat keras, meskipun mereka sebagian besar digunakan di pusat data. Band printer dan line printer matriks adalah dua garis hidup teknologi printer.


Drum Printer



Drum Printer adalah printer yang kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar dari suatu drum metal. Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter d drum. Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada bentuk karakter yang diinginkandan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter tersebut.


       

        Serial Printer

       




Serial printer atau di sebut juga dengan nama Character Printer karena cara mencetaknya adalah suatu karakter tiap saat serial. Yang termasuk serial printer adalah dot matrix printer, thimble printer inkjet printer, thermal printer, electrostatic printer dan thermal transfer printer. Kecepatan dari serial printer biasanya diukur dengan satuan cps (character perscond atau karakter perdetik). Yang termasuk serial printer adalah :

1.       Dot Matrix Printer

2.       Daisy Wheel Printer

3.       Thimble Printer

4.       Inkjet Printer

5.       Thermal Printer

6.       Electrostatic Printer

7.       Thermal Transfer Printer



Line Printer



Line Printer bekerja dengan cara mencetak satu baris sekaligus setiap saat. Yang termasuk jenis line printer adalah chain printer, band printer dan drum printer. Kecepatan dari line priter biasanya di ukur dengan satuan ipm (Line per minute).

Yang termasuk jenis Line printer adalah

·         Chain Printer

·         Band Printer

·         Drum Printer.

Kecepatan Line printer biasanya diukur dengan satuan lpm (lime per minutes).



Page Printer



Page Printer dapat mencetak satu halaman tiap saat. Yang termasuk page printer adalah laser printer. Kecepatan dari page printer juga biasanya diukur dengan satuan Ipm (line per minut) atau ppm (pages per minute). Kecepatan dari page priter sangat tinggi bisa mencapai 20000 baris dalam tiap menitnnya (20000 Ipm), yang berarti sekitar 333 baris tiap – detiknya. Misalnya satu baris dianggap terdiri dari 80 kolom karakter, maka 20000 Ipm = 333 Ips = 26640 cps atau sekitar 88 kali lebih cepat dari kecepatan dot matrix printer yang mempunyai kecepatan 3000 cps.



Intelligent Printer Controller



Intelligent Printer Controller merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dengan sebuah atau beberapa printer, sehingga sebuah printer dapat di pergunakan bersama – sama secara otomatis atau dapat dipindahkan antara satu printer dengan printer yang lain. Printer controller ini dikatakan intelligent karena mempunyai CPU dan memori tesendiri yang akan mengukur penggunaan printer bersama – sama. Memori di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.



        Non Impact Printer


     Non impact printer bekerja dengan cara menyemprot kertas dengan tinta. Perbedaannya dengan impact printer, kalau impact printer bekerjanya dengan mengetuk bentuk dari karakter ke kertas. Jenis printer ini tidak menyentuh kertas untuk dapat menghasilkan cetakan. Kelemahan dari non impact printer adalah tidak dapat membuat sekaligus beberapa rangkap hasil cetakan.

    

     Non Impact Printer dibagi menjadi 5 jenis, yaitu :

1.       Inkjet Printer

2.       Thermal Printer

3.       Electrostatic Printer

4.       Thermal Transfer Printer

5.       Laser Printer
       


Inkjet Printer




Printer Ink – jet adalah printer yang memberikan cetak dengan cara menyemprotkan titik – titik tinta yang bermuatan listrik ke kertas cetakan. Printer ini dapat digunakan untuk menghasilkan cetakan berwarna maupun cetakan hitam putih. Harga printer ini lebih murah dibandingkan printer laser, namun kualitas dan kecepatan pencetakannya lebih rendah bibanding printer laser.

Printer ink – jet dapat digunakan untuk mencetak pada kertas biasa atau pada plastik khusus yang digunakan untuk bahan presentasi. Dibandingkan dengan printer impact, printer ink – jet tidak berisik dengan kualitas cetakan lebih tinggi. Namun, biaya operasinya lebih tinggi. Printer jenis ini tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan. (Untuk jenis printer sebelumnya, bisa menggunakan karbon, sehingga beberapa lembar kertas bisa dicetak secara bersama-sama). Printer ini juga memiliki jenis yang berwarna ataupun tidak berwana.



Thermal Printer



Printer Thermal merupakan pilihan terbaik bagi kaluaran yang marupakan cetakan berwarna berkualitas tinggi. Kertas yang digunakan untuk thermal printer adalah kertas khusus yang peka terhadap panas. Untuk dapat menghasilkan cetakan berwarna, printer thermal memerlukan kertas berlapis lilin atau paraffin, dan panas yang akan membakar titik – titk pada kartas khusus tersebut. Untuk cetakan hitam putih, printer thermal tak memerlukan kertas berlilin.

Printer thermal merupakan printer yang mahal, dan memerlukan kertas yang mahal, tetapi karena keindahan cetakannya, tak mengherankan bila banyak yang dipergunakan untuk mencetak foto, cover CD, dan membuat cetakan – cetakan yang diinginkan bercitra eksklusif. Thermal Printer menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang masing-masing di panasi secara terpisah .Jarum besi yang dipanasi , bila diletakkan dekat dengan kertas yang peka panas tersebu, memyebabkan bentuk karakter akan terbakar di kertas.



Electrostatic Printer



Electrostatic Printer menggunakan kepala cetak yang bersi jarum – jarum besi yang deberi aliran listrik. Cara kerja electrostatic printer sama dengan thermal printer, kecuali keras yang digunakan adalah kertas khusus yang di lapisi dengan alumunium oksida, Electrostatic priter juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna – warna.


Thermal Transfer Printer



Thermal Transfer Printer merupakan printer teknologi panas (Thermal) yang terbaru dan dapat mencetak dalam bentuk warna-warna.printer ini menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan satu karbon yang mengandung partikel-partikel tinta yang diletakkan pada lilin. Jika lilin meleleh, partikel timta akam lepas dan melekat di kertas.


Laser Printer

Printer Laser merupakan jenis printer yang harganya relatif mahal, tetapi dapat memberikan hasil cetakn yang terbagus. Printer yang dirancang untuk mainframe memiliki kecepatan sekitar 229 halaman per menit. Sedangkan printer untuk PC memiliki kecepatan sekitar 4 sampai dengan 25 halaman per menit. Laser printer membentuk karakter dalam bentuk titik – titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan kualitas karakter yang baik.

Beberapa Janis printer laser dikenal sebagai printer Postscript. Postscript adalah bahasa printer yang dikembangkan oleh Adobe Systems yang memungkinkan tulisan diskalakan (dibuat lebih besar atau lebih kecil) atau bahkan diputar dan memungkinkan gambar dicetak pada printer laser.



Soft Copy Device


Soft copy device adalah alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan (kata, angka, karakter khusus dan simbol-simbol lain) serta image (grafik atau gambar) yang berupa sinyal elektronik.


Soft copy device dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :

1.       Video Display

2.       Flat Panel Display

3.       Speaker



Video Display


Video display merupakan layar yang berupa tabung sinar katode atau Cathode Ray Tube (CRT). Biasanya video display dilengkapai dengan keyboard, sehingga berfungsi ganda, yaitu sebagai alat input dan alat output yang disebut dengan terminal dan terkenal dengan nama CRT terminal atau VDT (Visual Display Terminal).


Video display dibagi menjadi 5 jenis, yaitu :

1.       Alphanumeric Display

2.       Graphic Display

3.       Monochrome Display

4.       Color Display

5.       Computer Display Projector



Alphanumeric Display




Alphanumeric display digunakan hanya untuk menampilkan text karakter (huruf, angka dan karakter khusus). Layar display dibagi menjadi beberapa baris kolom. Layar CRT yang banyak digunakan adalah berbentuk 25 baris dan 80 kolom (misalnya computer IBM PC). Ada beberapa yang menggunakan layar CRT yang dibagi dalam 25 baris dan 40 kolom (misalnya computer apple II). Dan ada juga yang dibagi menjadi 16 baris dan 60 kolom (misalnya computer radio shack). Tiap-tiap sel baris dan kolom terdiri dari pixel yang membentuk matrik untuk masing-masing posisi karakter. Jumulah dari pixel untuk membentuk suatu karakter tertentu untuk tiap-tiap sel, dapat terdiri dari matrik 6×8, 8×8, 8×10 dan lain sebagainya.

Pola dari karakter yang akan ditampilkan dilayar diletakkan di suatu daerah tertentu (dikenal dengan istilah charcer map) di ROM (red only memory). ROM berupa chip yang digunakan untuk menyimpan pola dari karakter disebut dengan character generator. Misalnya “A” akan ditampilkan dilayar, CPU akan mengirimkan kode untuk karakter ke ROM di charakter map dan pola dari karakter akan dikirim ke lokasi sel tertentu di layar.




Graphic Display



Graphic display dapat menampilkan grafik maupun gambar. Grafik banyak dipergunakan baik pada aplikasi teknik maupun pada bisnis. Gambar banyak ditemukan pada bidang aplikasi teknik sipil, arsitek, mesin. Karena grafik dan gambar semakin dibutuhkan pada komputer, sekarang ini hampir semua komputer melengkapi layar terminalnya dengan graphic display.

Graphic display dapat menampilkan grafik dan gambar dengan beberapa macam resulusi. Misalnya pada komponen komputer IBM PC dapat dalam bentukre sulusi menengah (medium resolution) dan resulusi tinggi (high resulution).untuk resulusi menengah, jumlah titik-titik (pixel) dilayar adalah baris mendatar sebanyak 200 titik dan kolom vertical sebanyak 320 titik. Untuk resulusi tinggi, jumlah titik-titik (pixel) di layar adalah baris mendatar 200 titik dan kolom vertical sebanyak 640 titik. Karena resulusi tinggi mempunyai jumlah pixelyang lebih banyak, tentunya grafik atau gambar yang dihasilkan akan lebih padat dan lebih baik.

Istilah resulusi sifatnya relatif, misalnya untuk graphic di komputer IBM PC, resulusi tinggi terdiri dari pixel sebanyak 640 kolom dan 200 baris dan di computer lainnya, misalnya xerox star mempunyai pixel sebanyak 1024 baris dan 809 kolom. Dipandang dari warna yang dapat ditampilkan, digolongklan ke dalam monochrome display dan color display.




Monochrome Display











Monochrome display menggunakan layar dengan warna tunggal, biasanya berwarna hijauphospor atau ada berwarna orange. Kelebihan Monochrome display dibandingkan dengan color display adalah karakter yang dibuat lebih rapat. Sedangkan kekurangannya adalah tidak berwarna-warna(hanya berwarna tunggal). Misalnya untuk komputer IBM PC yang menggunakan Monochrome display, tiap-tiap karakter di bentuk dari matrik lebar 9 pixel dan tinggi 14 pixel.



Color Display





Color display menggunakan tiga sinar elektron yang terpisah yaitu berwarna merah, biru dan hijau yang dapat di kombinasikan untuk membentuk warna di inginkan di layar. Color display lebih mahal dibandingkan dengan Monochrome display, karena dibutuhan sirkuit dan komponen tambah yang dibutuhkan untuk menghasilkan warna.




Flat Panel Display






Flat panel display merupakan sebuah teknologi layar monitor digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan layar yang berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel. Teknologi monitor dengan flat panel display mampu menampilkan teks yang jernih dan tidak ada flicker, yang berarti mengurangi kelelahan mata. Karena tebalnya kurang dari 10 inci (± 25 cm), dan untuk monitor desktop dapat mengambil ruang yang lebih kecil dibanding monitor CRT. Dengan teknologi yang disajikan rasanya sudah sangat pantas teknologi ini mematok harganya yang mahal dibanding dengan monitor CRT.




Speaker



Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke suara dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas suara terbaik tergantung dari speaker. Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyal elektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVDs, lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat didengar. Pada dasarnya, speaker merupakan mesin penterjemah akhir, kebalikan dari mikrofon. Speaker membawa sinyal elektrik dan mengubahnya kembali menjadi getaran untuk membuat gelombang suara. Speaker menghasilkan getaran yang hampir sama dengan yang dihasilkan oleh mikrofon yang direkam dan dikodekan pada tape, CD, LP, dan lain-lain. Speaker tradisional melakukan proses ini dengan menggunakan satu drivers atau lebih.



Drive Device


Drive Devices, berupa alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk hanya dapat di baca oleh mesin dan berfungsi sebagai alat input maupun alat output.


Drive Devices dibagi menjadi dua, yaitu :

1.       Disk Drive

2.       Tape Drive


Disk Drives



Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Kapasitas terbesar cakram keras saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.


Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik (non-volatile). Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.


Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.


Karena sifatnya yang rapuh dan tidak tahan guncangan, cakram keras bisa dikategorikan sebagai barang pecah belah.



Tape Drive


Tape Drive adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memindahkan kaset magnetik, serta membaca dan menulis informasi ke kaset-kaset.



0 comments:

Post a Comment

© Welcome to my Blog, Peeps!, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena