Jenis – Jenis Printer
Printer
Printer
adalah merupakan salah satu hardware output komputer yang berfungsi mencetak
yang tampil dilayar monitor menjadi tampilan di lebar kertas. Untuk bisa
mencetak menggunakan printer, maka printer harus dikenali oleh sebuah komputer.
Printer dibagi menjadi dua bagian,
yaitu :
a) Impact Printer
b) Non Impact Printer
Impact Printer
Impact Printer sering juga disebut hammer, karena pencetakan dilakukan dengan memukulkan
sekelompok pin (jarum) ke pita tinta. Letak pin-pin ini sangat berdekatan
sehingga membuat tampilan huruf relatif tidak terputus. Jumlah pin yang ada
sekitar 9 hingga 24 pin. Semakin banyak jumlah pin, maka hasil cetakan akan
labih halus, sekalipun tak sehalus hasil cetakan kalaw menggunakan printer
ink-jet ataupun laser. Selain itu, priter jenis ini seringkali berisik.
Impact
Printer dibagi menjadi 10 jenis, yaitu :
1.
Dot Matrix Printer
2.
Daisy Wheel Printer
3.
Thimble Printer
4.
Chain Printer
5.
Band Printer
6.
Drum Printer
7.
Serial Printer
8.
Line Printer
9.
Page Printer
10.
Intelligent Printer Controller
Dot Matrix Printer
Printer Dot Matrix adalah suatu jenis printer yang
resolusi cetaknya masih sangat rendah. Fungsi printer dot matrix sampai saat
ini masih saja diperlukan walaupun kini telah bertebaran printer-printer
canggih yang dapat mencetak fotografi level profesional.
Printer Dot-matrix ini terutama dibutuhkan oleh bidang usaha yang membutuhkan pencetakan rangkap, tidak hanya bukti transaksi, tetapi juga laporan-laporan yang harus dicetak rangkap. Dari pada mencetaknya berulang-ulang yang mengakibatkan biaya operasional printer tinggi dan waktu menjadi terbuang percuma, maka kita dapat menggunakan printer dot-matrix dengan kertas rangkap. Hemat waktu dan hemat biaya (listrik, pita, kertas, dll).
Printer Dot-matrix ini terutama dibutuhkan oleh bidang usaha yang membutuhkan pencetakan rangkap, tidak hanya bukti transaksi, tetapi juga laporan-laporan yang harus dicetak rangkap. Dari pada mencetaknya berulang-ulang yang mengakibatkan biaya operasional printer tinggi dan waktu menjadi terbuang percuma, maka kita dapat menggunakan printer dot-matrix dengan kertas rangkap. Hemat waktu dan hemat biaya (listrik, pita, kertas, dll).
Printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Selain dikenal dengan biaya operasionalnya yang murah (murahnya pita printer),
printer dot matrix juga terkenal dengan kemudahan pemeliharaan dan perbaikan. Karena suku cadangnya melimpah dan murah, biaya pemeliharan dan perbaikan juga menjadi murah.
Sayangnya fitur utama printer dot matrix ini belum digunakan secara maksimal oleh aplikasi berbasis web. Mungkin para developer beranggapan bahwa printer dot matrix telah ketinggalan jaman dan sudah selayaknya diganti dengan teknologi printer yang terbaru (deskjet, laserjet, bubblejet, dll). Dan lagi para developer menganggap bahwa pencetakan rangkap sudah tidak efisien dan efektif lagi. Bukankah lebih baik untuk keperluan internal, kita cukup melihat di layar monitor saja? Cukuplah preview laporan. Hemat waktu dan kertas. Bahkan kini pencetakan itu pun sudah dianggap tidak relevan lagi. Istilahnya sekarang jaman paperless-office. Printer dot matrix masih banyak digunakan karena memang terkenal awet. Kelebihan lainnya, pita printer dot matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
Daisy Wheel Printer
Daisy Wheel Printer adalah mesin tik elektronik. Bekerja dengan
menggunakan roda – roda yang dapat berputar pada porosnya. Pada tepi roda
terpasang huruf – hiruf yang digunakan sebagai pencetak.
Thimble
Printer
Thimble Printer erupakan Letter Quality
printer menggunakan elemen berbentuk thimble yang terdiri dari batangan plastik
yang diatur melingkar seperti daisy wheel tetapi batangan tersebut
dibengkokkan. Pola dari karakter ada di ujung batangan plastik tersebut.
Chain Printer
Chain Printer menggunakan suatu rantai
yang berisi karakter-karakter untuk membentuk hasil cetakannya. Rantai tersebut
akan berputar secara horizontal dan setelah tepat pada posisi pencetakan, palu
pemukul akan mengetuk pola karakter di rantai melalui karbon, bentuk dari
karakter akan tercetak di kertas. Kecepatan printer ini sangat tinggi.
Band Printer
Band
Printer adalah sebuah printer baris yang menggunakan band metal, atau loop,
karakter jenis sebagai mekanisme pencetakan.
Band ini berisi kumpulan karakter tetap timbul yang hanya bisa diubah
dengan mengganti band. Band ini berputar horizontal sekitar satu set palu, satu
untuk setiap kolom cetak. Ketika karakter yang dibutuhkan dalam band ini
berputar ke kolom cetak yang dipilih, palu mendorong kertas itu ke dalam pita
dan gambar timbul terhadap surat itu, angka atau simbol.
Band printer dapat mencetak sampai
dengan sekitar 2.000 lpm dan bisa eksis dalam lingkungan industri yang sangat
keras, meskipun mereka sebagian besar digunakan di pusat data. Band printer dan
line printer matriks adalah dua garis hidup teknologi printer.
Drum
Printer
Drum Printer adalah printer yang
kumpulan karakternya diletakkan pada permukaan luar dari suatu drum metal.
Tiap-tiap posisi kolom pencetakan terdapat satu lingkaran kumpulan karakter d
drum. Proses pencetakan karakter dilakukan dengan memutar drum sampai pada
bentuk karakter yang diinginkandan suatu palu pemukul akan mengetuk karakter
tersebut.
Serial Printer
Serial printer atau di sebut juga
dengan nama Character Printer karena cara mencetaknya adalah suatu karakter
tiap saat serial. Yang termasuk serial printer adalah dot matrix printer,
thimble printer inkjet printer, thermal printer, electrostatic printer dan
thermal transfer printer. Kecepatan dari serial printer biasanya diukur dengan
satuan cps (character perscond atau karakter perdetik). Yang termasuk serial
printer adalah :
1. Dot Matrix Printer
2. Daisy Wheel Printer
3. Thimble Printer
4. Inkjet Printer
5. Thermal Printer
6. Electrostatic Printer
7. Thermal Transfer Printer
Line Printer
Line Printer bekerja dengan cara mencetak satu baris
sekaligus setiap saat. Yang termasuk jenis line printer adalah chain printer,
band printer dan drum printer. Kecepatan dari line priter biasanya di ukur dengan
satuan ipm (Line per minute).
Yang termasuk jenis Line printer adalah
·
Chain Printer
·
Band Printer
·
Drum Printer.
Kecepatan Line printer biasanya diukur dengan satuan
lpm (lime per minutes).
Page Printer
Page Printer dapat mencetak satu
halaman tiap saat. Yang termasuk page printer adalah laser printer. Kecepatan
dari page printer juga biasanya diukur dengan satuan Ipm (line per minut) atau
ppm (pages per minute). Kecepatan dari page priter sangat tinggi bisa mencapai
20000 baris dalam tiap menitnnya (20000 Ipm), yang berarti sekitar 333 baris
tiap – detiknya. Misalnya satu baris dianggap terdiri dari 80 kolom karakter,
maka 20000 Ipm = 333 Ips = 26640 cps atau sekitar 88 kali lebih cepat dari
kecepatan dot matrix printer yang mempunyai kecepatan 3000 cps.
Intelligent Printer Controller
Intelligent Printer Controller
merupakan alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer
dengan sebuah atau beberapa printer, sehingga sebuah printer dapat di
pergunakan bersama – sama secara otomatis atau dapat dipindahkan antara satu
printer dengan printer yang lain. Printer controller ini dikatakan intelligent
karena mempunyai CPU dan memori tesendiri yang akan mengukur penggunaan printer
bersama – sama. Memori di printer controller berfungsi sebagai buffer data yang
akan dikirimkan ke printer untuk dicetak.
Non Impact Printer
Non impact
printer bekerja dengan cara menyemprot kertas dengan tinta. Perbedaannya dengan
impact printer, kalau impact printer bekerjanya dengan mengetuk bentuk dari
karakter ke kertas. Jenis printer ini tidak menyentuh kertas untuk dapat
menghasilkan cetakan. Kelemahan dari non impact printer adalah tidak dapat
membuat sekaligus beberapa rangkap hasil cetakan.
Non Impact
Printer dibagi menjadi 5 jenis, yaitu :
1.
Inkjet Printer
2.
Thermal Printer
3.
Electrostatic Printer
4.
Thermal Transfer Printer
5.
Laser Printer
Inkjet Printer
Printer Ink – jet adalah printer
yang memberikan cetak dengan cara menyemprotkan titik – titik tinta yang
bermuatan listrik ke kertas cetakan. Printer ini dapat digunakan untuk
menghasilkan cetakan berwarna maupun cetakan hitam putih. Harga printer ini
lebih murah dibandingkan printer laser, namun kualitas dan kecepatan
pencetakannya lebih rendah bibanding printer laser.
Printer ink – jet dapat digunakan
untuk mencetak pada kertas biasa atau pada plastik khusus yang digunakan untuk
bahan presentasi. Dibandingkan dengan printer impact, printer ink – jet tidak
berisik dengan kualitas cetakan lebih tinggi. Namun, biaya operasinya lebih tinggi.
Printer jenis ini tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
(Untuk jenis printer sebelumnya, bisa menggunakan karbon, sehingga beberapa
lembar kertas bisa dicetak secara bersama-sama). Printer ini juga memiliki
jenis yang berwarna ataupun tidak berwana.
Thermal Printer
Printer Thermal merupakan pilihan
terbaik bagi kaluaran yang marupakan cetakan berwarna berkualitas tinggi.
Kertas yang digunakan untuk thermal printer adalah kertas khusus yang peka
terhadap panas. Untuk dapat menghasilkan
cetakan berwarna, printer thermal memerlukan kertas berlapis lilin atau
paraffin, dan panas yang akan membakar titik – titk pada kartas khusus
tersebut. Untuk cetakan hitam putih, printer thermal tak memerlukan kertas
berlilin.
Printer thermal merupakan printer
yang mahal, dan memerlukan kertas yang mahal, tetapi karena keindahan
cetakannya, tak mengherankan bila banyak yang dipergunakan untuk mencetak foto,
cover CD, dan membuat cetakan – cetakan yang diinginkan bercitra eksklusif.
Thermal Printer menggunakan kepala cetak yang berisi jarum-jarum besi yang
masing-masing di panasi secara terpisah .Jarum besi yang dipanasi , bila
diletakkan dekat dengan kertas yang peka panas tersebu, memyebabkan bentuk
karakter akan terbakar di kertas.
Electrostatic Printer
Electrostatic Printer menggunakan
kepala cetak yang bersi jarum – jarum besi yang deberi aliran listrik. Cara
kerja electrostatic printer sama dengan thermal printer, kecuali keras yang
digunakan adalah kertas khusus yang di lapisi dengan alumunium oksida,
Electrostatic priter juga tidak dapat mencetak bentuk yang berwarna – warna.
Thermal Transfer Printer
Thermal Transfer Printer merupakan
printer teknologi panas (Thermal) yang terbaru dan dapat mencetak dalam bentuk
warna-warna.printer ini menggunakan kepala cetak yang dipanasi dan satu karbon
yang mengandung partikel-partikel tinta yang diletakkan pada lilin. Jika lilin meleleh, partikel timta akam
lepas dan melekat di kertas.
Laser Printer
Printer Laser merupakan jenis
printer yang harganya relatif mahal, tetapi dapat memberikan hasil cetakn yang
terbagus. Printer yang dirancang untuk mainframe memiliki kecepatan sekitar 229
halaman per menit. Sedangkan printer untuk PC memiliki kecepatan sekitar 4
sampai dengan 25 halaman per menit. Laser printer membentuk karakter dalam
bentuk titik – titik yang sangat kecil dan rapat, sehingga menghasilkan
kualitas karakter yang baik.
Beberapa Janis printer laser
dikenal sebagai printer Postscript. Postscript adalah bahasa printer yang
dikembangkan oleh Adobe Systems yang memungkinkan tulisan diskalakan (dibuat
lebih besar atau lebih kecil) atau bahkan diputar dan memungkinkan gambar
dicetak pada printer laser.
Soft Copy Device
Soft copy
device adalah alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan (kata, angka,
karakter khusus dan simbol-simbol lain) serta image (grafik atau gambar) yang
berupa sinyal elektronik.
Soft copy
device dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :
1.
Video Display
2.
Flat Panel Display
3.
Speaker
Video Display
Video display merupakan
layar yang berupa tabung sinar katode atau Cathode Ray Tube (CRT).
Biasanya video display dilengkapai dengan keyboard, sehingga berfungsi
ganda, yaitu sebagai alat input dan alat output yang disebut dengan terminal
dan terkenal dengan nama CRT terminal atau VDT (Visual Display Terminal).
Video
display dibagi menjadi 5 jenis, yaitu :
1.
Alphanumeric Display
2.
Graphic Display
3.
Monochrome Display
4.
Color Display
5.
Computer Display Projector
Alphanumeric Display
Alphanumeric display digunakan hanya untuk menampilkan text karakter (huruf, angka dan karakter
khusus). Layar display dibagi menjadi beberapa baris kolom. Layar CRT
yang banyak digunakan adalah berbentuk 25 baris dan 80 kolom (misalnya computer
IBM PC). Ada beberapa yang menggunakan layar CRT yang dibagi dalam 25 baris dan
40 kolom (misalnya computer apple II). Dan ada juga yang dibagi menjadi 16
baris dan 60 kolom (misalnya computer radio shack). Tiap-tiap sel baris dan
kolom terdiri dari pixel yang membentuk matrik untuk masing-masing
posisi karakter. Jumulah dari pixel untuk membentuk suatu karakter
tertentu untuk tiap-tiap sel, dapat terdiri dari matrik 6×8, 8×8, 8×10 dan lain
sebagainya.
Pola dari karakter yang akan ditampilkan dilayar diletakkan di suatu daerah
tertentu (dikenal dengan istilah charcer map) di ROM (red only memory).
ROM berupa chip yang digunakan untuk menyimpan pola dari karakter disebut
dengan character generator. Misalnya “A” akan ditampilkan dilayar, CPU akan
mengirimkan kode untuk karakter ke ROM di charakter map dan pola dari karakter
akan dikirim ke lokasi sel tertentu di layar.
Graphic
Display
Graphic
display dapat menampilkan grafik
maupun gambar. Grafik banyak dipergunakan baik pada aplikasi teknik maupun pada
bisnis. Gambar banyak ditemukan pada bidang aplikasi teknik sipil, arsitek,
mesin. Karena grafik dan gambar semakin dibutuhkan pada komputer, sekarang ini
hampir semua komputer melengkapi layar terminalnya dengan graphic display.
Graphic display dapat menampilkan grafik dan gambar dengan beberapa macam resulusi.
Misalnya pada komponen komputer IBM PC dapat dalam bentukre sulusi menengah
(medium resolution) dan resulusi tinggi (high resulution).untuk
resulusi menengah, jumlah titik-titik (pixel) dilayar adalah baris
mendatar sebanyak 200 titik dan kolom vertical sebanyak 320 titik. Untuk
resulusi tinggi, jumlah titik-titik (pixel) di layar adalah baris
mendatar 200 titik dan kolom vertical sebanyak 640 titik. Karena
resulusi tinggi mempunyai jumlah pixelyang lebih banyak, tentunya grafik
atau gambar yang dihasilkan akan lebih padat dan lebih baik.
Istilah resulusi sifatnya relatif, misalnya untuk graphic
di komputer IBM PC, resulusi tinggi terdiri dari pixel sebanyak 640
kolom dan 200 baris dan di computer lainnya, misalnya xerox star mempunyai pixel
sebanyak 1024 baris dan 809 kolom. Dipandang dari warna yang dapat ditampilkan,
digolongklan ke dalam monochrome display dan color display.
Monochrome
Display
Monochrome display menggunakan layar dengan warna tunggal, biasanya
berwarna hijauphospor atau ada berwarna orange. Kelebihan Monochrome display
dibandingkan dengan color display adalah karakter yang dibuat lebih rapat.
Sedangkan kekurangannya adalah tidak berwarna-warna(hanya berwarna tunggal).
Misalnya untuk komputer IBM PC yang menggunakan Monochrome display, tiap-tiap
karakter di bentuk dari matrik lebar 9 pixel dan tinggi 14 pixel.
Color Display
Color display menggunakan tiga sinar elektron yang terpisah yaitu berwarna merah, biru dan hijau
yang dapat di kombinasikan untuk membentuk warna di inginkan di layar. Color
display lebih mahal dibandingkan dengan Monochrome display, karena
dibutuhan sirkuit dan komponen tambah yang dibutuhkan untuk menghasilkan warna.
Flat Panel
Display
Flat panel display merupakan sebuah
teknologi layar monitor digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan
layar yang berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan
dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat
tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada
komputer-komputer portabel. Teknologi monitor dengan flat panel display
mampu menampilkan teks yang jernih dan tidak ada flicker, yang berarti
mengurangi kelelahan mata. Karena tebalnya kurang dari 10 inci (± 25 cm), dan
untuk monitor desktop dapat mengambil ruang yang lebih kecil dibanding monitor
CRT. Dengan teknologi yang disajikan rasanya sudah sangat pantas teknologi ini mematok
harganya yang mahal dibanding dengan monitor CRT.
Speaker
Speaker adalah transduser
yang mengubah sinyal elektrik ke suara dengan cara menggetarkan komponennya
yang berbentuk selaput. Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas
suara terbaik tergantung dari speaker. Sistem pada speaker adalah suatu
komponen yang membawa sinyal elektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan
DVDs, lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat
didengar. Pada dasarnya, speaker merupakan mesin penterjemah akhir, kebalikan
dari mikrofon. Speaker membawa sinyal elektrik dan mengubahnya kembali menjadi
getaran untuk membuat gelombang suara. Speaker menghasilkan getaran yang hampir
sama dengan yang dihasilkan oleh mikrofon yang direkam dan dikodekan pada tape,
CD, LP, dan lain-lain. Speaker tradisional melakukan proses ini dengan
menggunakan satu drivers atau lebih.
Drive Device
Drive Devices, berupa alat yang
digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk hanya dapat di baca oleh mesin dan
berfungsi sebagai alat input maupun alat output.
Drive
Devices dibagi menjadi dua, yaitu :
1.
Disk Drive
2.
Tape Drive
Disk Drives
Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk
drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah
komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi
piringan magnetis.
Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6
meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per
minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB.
Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan
kapasitas 750 GB.
Kapasitas terbesar cakram keras saat ini mencapai 3 TB
dengan ukuran standar 3,5 inci.
Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak
diberi tegangan listrik (non-volatile). Dalam sebuah cakram keras, biasanya
terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat
ditampung.
Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis
dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini
juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga
dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.
Karena sifatnya yang rapuh dan tidak
tahan guncangan, cakram keras bisa dikategorikan sebagai barang pecah
belah.
Tape
Drive
Tape Drive adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memindahkan
kaset magnetik, serta membaca dan menulis informasi ke kaset-kaset.

.jpg)






















0 comments:
Post a Comment