TUGAS SOFTSKILL
DESAIN GRAFIS
Nama : Hasna
Pratisthairfani W.
NPM: 14114850
Kelas : 3KA19
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2017
KATA
PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim,
Puji
syukur kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga berkat rahmat dan
karunia-Nya itu penulis dapat menyelesaikan penyusunan tugas softskill ini
dengan baik.
Dengan
selesainya penyusunan tugas softskill ini penulis mengucapkan terimakasih
kepada dosen Bapak Supeni Tanjung selaku dosen Peng. Animasi dan Desain Grafis kami
yang telah memberi masukan-masukan dan bimbingan kepada penulis. Tugas ini disusun
untuk pembaca agar memperluas pengetahuan tentang desain grafis.
Penulis
menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari tugas ini, baik dari materi maupun
teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis.
Oleh karena itu, kritik dan saran sangat penulis harapkan. Terimakasih.
Depok, 03 Mei 2017
Penulis
DAFTAR
ISI
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………….4
1.1. Latar Belakang……………………………………………………………........4
1.2. Tujuan…………………………………………………………………..….......4
1.3. Manfaat………………………………………………………...........................4
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………………………5
2.1.
Pengertian Desain Grafis…………………………………………………….5
2.2.
Perbedaan DKV dan Desain Grafis………………………………………….5
2.3.
Contoh Desain Grafis………………………………………………………..5
BAB III KESIMPULAN……………………………………………………………………...9
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.Latar
Belakang
Desain grafis adalah
suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan
informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap
gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan.
Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan ”fine art”. Seperti jenis
desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda
merancang, produk yang dihasilkan rancangan, atau pun disiplin ilmu yang
digunakan desain.
Menurut ahli Hafied
Cangara (2000) dalam Pengantar Ilmu Komunikasi mencatat bahwa komunikasi bisa
berlaku sebagai seni. Jelas Cangara, komunikasi memiliki nilai estetika yang
diterapkan dalam praktik-praktik komunikasi seperti penulisan berita, roman, novel,
penyiaran untuk radio, televisi, seni grafika (grafis-pen), retorika, akting,
penulisan skenario, penulisan buku dan sebagainya. Maka, jelaslah terdapat
benang merah yang menghubungkan komunikasi dengan praktik desain grafis.
Desain grafis
digunakan sebagai alat komunikasi seperti diterapkan untuk media-media statis,
seperti buku, majalah, dan brosur, catalog flyer, pamphlet Koran, dll. Sebagai
tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan
dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau
desain multimedia.
Desain
memberikan nilai tambah untuk hidupnya. Seperti apa nilai tambah itu? Sebuah
bangku, asal sudah bisa diduduki selesailah masalahnya. Tetapi orang memberi
makna pada “duduk”, hingga berkembanglah bentuk kursi sesuai dengan makna yang
disandangnya. Demikianlah secara sederhana bagaimana desain berperan dalam
kehidupan kita. Ruang tamu, kamar tidur, pakaian, walkman, surat undangan
merupakan contoh terdekat bagaimana kita membangun makna melalui desain.
1.2.Tujuan
1.
Dapat mengetahui peran penting desain grafis
2. Dapat mengetahui desain komunikasi
visual
1.3.Manfaat
1. Agar mahasiswa mengetahui pengertian ilmu
komunikasi dan desain grafis
2. Agar mahasiswa dapat mengetahui peranan penting
ilmu komunikasi dalam desain grafis
3. Agar mahasiswa dapat mengetahui
desain komunikasi visual
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Desain Grafis
Desain Grafis adalah seni dalam berkomunikasi
menggunakan tulisan, ruang, dan gambar. Bidang ini merupakan bagian dari
komunikasi visual. Ilmu desain grafis mencakup seni visual, tipografi, tata
letak, dan desain interaksi.
2.2.
Perbedaan DKV dan Desain Grafis
Desain Komukasi Visual atau biasa disebut dengan DKV berasal dari tiga
kata yaitu Desain, Komunikasi dan Visual. Jika dijabarkan maka Desain
berkaitan dengan perancangan estetika berdasarkan kreatifitas, Komunikasi
adalah ilmu menyampaikan pesan, dan Visual adalah objek yang dapat
dilihat. Jadi DKV adalah ilmu mempelajari konsep komunikasi dalam menyampaikan
pesan secara visual melalui media yang berlandaskan kreatiftias.
Dari pengertian diatas kita dapat
simpulkan jika cangkupan DKV itu lebih luas karena desain grafis hanya bersifat
dua dimensi yang hasil akhirnya adalah dicetak seperti poster, famplet atau
komik. Sedangkan hasil dari DKV adalah poster, famplet, komik, 3D, animasi,
video, sampai dengan ilmu periklanan (komunikasi). Dengan kata lain, desain
grafis masih dalam cangkupan atau bagian dari DKV.
2.3. Contoh Desain
Grafis
Desain grafis yang telah saya buat menggunakan Adobe
Photoshop dan aplikasi iOS seperti Pics Art, Studio, dan lain-lain. Berikut
adalah 5 desain grafis yang telah saya buat :
2.3.1. Desain Kartu Member
Bagian Depan
Bagian Belakang
2.3.2. Desain
Brosur Travel
2.3.3. Desain Poster Konser
2.3.4. Desain Majalah Makanan
2.3.5. Desain
Menu Makanan
BAB
III
KESIMPULAN
Desain grafis
adalah suatu bentuk seni lukis mauppun gambar terapan yang memberikan kebebasan
bagi penciptanya untuk berekpresi, memperindah dan mengatur seninya dengan seindah
mungkin.










0 comments:
Post a Comment